Posted on

Jual bata merah enteng adalah jawaban dari mulai adanya kelangkaan pasir di sejumlah tempat atau harga pasir semakin mahal. Bahan dari bata enteng berupa fly ash (abu saldo pembakaran batubara atau tebu yang tidak sedikit berisi silika)atau dengan pasir dicampur

Cetakan datar dan tegak dapat dibuka dari samping supaya mudah diambil. Bata ringan gampang digergaji

semen dalam wadah mixing kemudian gabungan tersebut dipancar busa kimia pasta Aluminium sebagai pengembang.Setelah gabungan merata dicetak cocok ukuran yang diperlukan. Berikut ini terdapat video tentang teknik pembuatan secara semi mekanik dan manual di India.

Fly ash/abu dari batubara yang dihanguskan jumlahnya ratusan ton masing-masing hari di pabrik semen namun tidak terdapat yang sisa sebab utk gabungan semen kecuali fly ash dari pembangkit listrik dan pengecoran biji besi, Indikasi kelangkaan pasir mulai nampak di S.Brantas & Bengawan Solo, potensinya telah mulai menciut karena ditahan di hulunya & harganya menjadi 2 kali lipat.

Pengeringan dilaksanakan hanya dengan diangin-anginkan sekitar 10 jam guna bisa, dikeluarkan dari cetakan / molding bata dan ditabung ke lokasi pengerasan (curring area). Bata enteng Batu Bata Merah ini dapat dipakai dalam konstruksi sesudah berumur 20 hari. Bata enteng ini dapat terapung dia air.

Teknologi ini tidak melulu terbatas pada penciptaan batu bata, namun juga dapat digunakan guna insulator panas pada atap, dinding precast, dinding cor langsung, ketinggian lantai, lantai bangunan dan masih tidak sedikit kegunaan lainnya.

Cara dengan sistem ban berjalan

Analisa Bisnis Produksi Bata Ringan Batu Bata Merah

Estimasi Baya Produksi dan Laba guna 1 m3 bata :

6 Sak Semen (300 kg) Rp. 360.000,- (Asumsi pasir standar/kurang bagus)

500 kg Pasir Rp. 70.000,- (+-1/3 m3)

0.8 kg Foam Agent Rp. 20.000,-

Listrik Rp. 10.000,-

Ongkos Pekerja Rp. 50.000,- (borongan)

Ongkos Kirim Rp. 40.000,-

Depresiasi + Perawatan DLL Rp. 50.000,-

———————— ————

Total ongkos produksi Rp. 600.000,- per m3

————————

Harga jual Rp. 700.000,- per m3

Keuntungan kotor Rp. 100.000,- per m3

Estimasi laba kotor guna produksi/bulan (25 hari kerja)

Kapasitas 5 m3/hari Rp. 12.500.000,-

Kapasitas 10 m3/hari Rp. 25.000.000,-

Kapasitas 20 m3/hari Rp. 50.000.000,-

Perhitungan per Mai 2013

Catatan :

Penggunaan semen 5 – 6 sak tergantung dari kualitas pasir yang digunakan.

Hitungan diatas adalahhitungan yang konservatif.

Harga material yang dipakai adalahperhitungan menurut harga-harga di Jakarta (Mai 2013).

Untuk di wilayah tentunya ongkos produksi bakal lebih rendah karena hal harga pasir, tenaga kerja, lahan bakal lebih murah.

Hitungan diatas dapat berbeda, tergantung harga material, pekerja dan lahan di setiap daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *