Posted on

 

Menjadi seorang joki game tergolong salah satu kegiatan yang laris ketika ini, lagipula bila game yang dimainkan tengah populer laksana Mobile Legends. Tak heran, dari hasil menjadi joki lelaki ini bahkan hingga mendapat bayaran Rp 40 juta!

Lepas season ketujuh, terlebih baru berakhirnya Mobile Legends Professional League (MPL), game besutan Moonton ini semakin ramai pemain. Mereka juga berlomba-lomba untuk membetulkan rank yang diturunkan sebab season sudah berakhir.

Nah, untuk membetulkan rank tadi terdapat yang giat bermain, adapula yang memilih untuk memakai jalan pintas. Jalan pintas yang dimaksud pasti saja memakai jasa joki.

Gim online sudah mempunyai siklus ekonominya sendiri, tidak saja antara produsen gim dan konsumennya, tapi pun antarkonsumen yang beradaptasi menjadi saudagar dan pembeli yang saling memerlukan di dunia virtual.

Tak terkecuali gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang diluncurkan pada 11 Juli 2016 dan sekarang sedang naik daun. Sebagian pemain gim online besutan Moonton, perusahaan developer gim asal Kuala Lumpur, Malaysia tersebut tak lagi sekadar bermain, namun memandangnya sebagai wadah guna memperkaya diri.

MLBB adalahgim bertipe MOBA (Multiplayer Online Battle Arena), di mana setiap pemain mengendalikan satu karakter dalam suatu tim guna menghancurkan markas (altar) lawan yang pun terdiri dari kesebelasan mengandung lima pemain. Ada 15 tingkat (level) karakter. Semakin tinggi tingkatnya, keterampilan karakter bakal semakin meningkat. Dalam arena peperangan ada Menara (Turrent) yang mesti dihancurkan. Menara-menara tersebut bertempat di jalur (lane) atas, tengah, dan bawah yang kegunaannya menghalang karakter lawan untuk menginjak teritori tim. Di samping itu, ada pun pasukan (minion) yang bergerak mengarah ke ke markas lawan guna menghancurkan menara musuh.

Gim ini pun dinilai ramah pemakai sebab dapat dimainkan dalam situasi apapun melewati telepon pintar. Alasan lainnya, MLBB dapat diunduh cuma-cuma serta tidak membutuhkan telepon pintar berspesifikasi tinggi. Belakangan, Youtubers pegiat gim di Indonesia mulai mengubah MLBB dalam konten-konten video mereka.

Celah Berbuah Bisnis
MLBB sebenarnya bukan gim online kesatu yang mempraktikkan jual-beli antarpemain. Sebut saja Dragon Nest, Ragnarok Online, Dota 2 atau gim-gim PC lainnya yang semua pemainnya telah sudah lebih dulu mempraktikkan transaksi ekonomi. Namun MLBB ialah kasus yang unik, sebab jual-beli dilangsungkan dalam perlengkapan yang lebih enteng spesifikasinya: telepon pintar.

Adaptasi perilaku pemain gim PC tradisional ke telepon pintar tersebut kesempatan ini dimanfaatkan oleh Mars van Leunheuwk, seorang desainer situs sekaligus empunya  yang membuka Jasa Joki Ml , penciptaan website, jasa penambah follower akun sosial media, dan jasa premium software Spotify. Bagi gim MLBB, Mars mengawali bisnisnya dengan jual beli item “Top-up Diamond & Gift Skin” dengan jumlah pelanggan 1-2 orang perharinya.

Karakter gim MLBB dapat berganti kostum (skin). Bagi mengubah kostum diperlukan diamond, yang dapat dibeli dengan uang. Pemain satu juga dapat mendapat kostum dari pemain lainnya (gift skin), melewati transaksi di luar gim MLBB.

Karena penggemar yang lumayan banyak, semua pemain sering meminta jasa pihak beda guna menambah peringkat tanpa mesti bersusah payah melawan kesebelasan musuh yang susah dikalahkan. Salah satunya lewat jasa joki rangking, yang bakal memainkan akun orang lain sampai mencapai tier (peringkat) tertinggi, cocok kesepakatan antara penjaja dan pembeli jasa.

Tarif jasa itu bervariasi cocok urutan tier yang terdapat mulai dari Warrior, Elite, Master, Grand Master, Epic, Legend, sampai Mythic. Semakin tinggi tier yang diharapkan pembeli, makin besar pula tarif yang ditawarkan.

Berdasarkan keterangan dari Mars, harga yang ditawarkan joki ranking bervariasi mulai dari Rp100.000-Rp500.000 sekali main. Keuntungan bersih yang didapatkan Mars dari jasa joki rangking sendiri berkisar antara Rp10 juta sampai Rp30 juta per bulan. Ia bahkan pernah mengantongi lima puluh juta rupiah—penghasilan terbesar yang pernah ia dapat.

Mars didukung oleh kesebelasan yang terdiri dari 84 orang. Syarat menjadi anggota tim ialah kecepatan menuntaskan suatu proyek joki rangking. Anggota kesebelasan akan dibebastugaskan jika tidak berhasil dalam mengisi persyaratan tersebut.

Mars lumayan optimistis andai bisnis jual jasa dalam gim MLBB bisa bertahan sampai 2-5 tahun ke depan. Ia mengklaim telah punya persiapan khusus bilamana penjualan jasa gim MLBB tidak digemari lagi. Caranya, membuat bisnis yang meluangkan jasa untuk sekian banyak macam gim online.

“Saya tidak terlampau mengandalkan satu gim. Tetapi andai gim MLBB tidak digemari lagi, saya tentunya akan menikmati penurunan pemasukan yg lumayan besar. Bagi mengantisipasinya, dalam sejumlah waktu ke depan saya bakal melebarkan usaha saya ke gim lainnya,” ujar Mars Van Leunheuwk untuk Tirto.

Strategi bisnis yang sama juga dilaksanakan Fikili Fadly, mahasiswa jurusan Sistem Informasi semester delapan yang mendapat penghasilan dua juta rupiah per bulan. Bisnis joki yang disebut Fadly WRJD.Boosting ini sekarang mempunyai 9 orang pekerja yang pun menjadi rekan sepermainan di lingkungan selama rumahnya. Fadly menawarkan harga dari Rp48.000-Rp300.000 per permainan. Ia bahkan punya pelanggan tetap.

Dengan mengemukakan prestasi yang telah diraih dalam gim MLBB, Fadly berjuang meyakinkan pelanggan. “Saya pernah punya daftar masuk top global 10 player. Dari daftar itu saya capture terus dipajang di thread Kaskus. Lalu, saya pun kasih tahu peringkat yang saya telah raih ketika itu, yakni tier legend dengan pendapatan 160 bintang. Itu ‘kan dulu cukup tinggi. Saya rasa urusan itu lumayan menjual,” ujarnya.

Namun, bisnis ini sering kali menyebabkan para penipu. Sebagaimana yang dinyatakan Fadly, sebanyak pelanggan sering meminta jasa joki cuma-cuma dengan modus penipuan tanpa menyerahkan transfer bukti pembayaran. Pelaku mengantarkan akun guna dimainkan Fadly selaku joki dan menyatakan sudah mengantarkan uang—kendati uang itu tak pernah sampai.

Seorang joki, tutur Fadly mesti punya kecakapan. Ia mesti “mencuri” siasat semua pemain yang berkualitas. Namun, Fadly pun sering di cela sesama pemain sebab menjual jasa joki. Joki, demikian menurut keterangan dari teman-teman Fadly, menurunkan kualitas bermain sang pemakai akun asli. Misalnya, pemain yang seharusnya bermain pada tingkat Epic malah bermain pada level Legend. Akibatnya, gaya permainan yang buruk dari pemakai akun pribumi akan memberi beban pada timnya sampai-sampai kalah.

Sebagaimana dikutip Detik, Overseas Operations Manager Moonton, Fendy Tan mengaku bahwa jasa joki tidak sah sebab “mengganggu keseimbangan” dalam gim, serupa seperti yang dibilang teman-teman sepermainan Fadly. Namun, Fendy pun menambahkan bahwa sulit mengecek apakah seorang pemain joki atau bukan, sebab mustahil meyakinkan satu akun dimainkan oleh satu orang saja.

Pemain Profesional
Tirto mendapatkan peluang untuk mendatangi tim EVOS ESPORTS yang berkantor di Cilandak, Jakarta Selatan untuk menyaksikan wajah industri sah dalam bisnis olahraga elektronik (e-sport). Istilah e-sport merujuk pada persaingan video gim. Di Indonesia, e-sport sudah mempunyai wadah mempunyai nama IeSPA (Indonesia E-Sports Association) yang sudah mendapat pernyataan dari FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) di bawah Kementerian Pemuda pada 24 Juni 2014.

EVOS ESPORT adalahtim profesional dibidang e-sport di Indonesia yang disusun pada Agustus 2016. General Manager EVOS ESPORT Aldean Tegar Gemilang mengungkapkan bahwa pada awalnya bisnis ini mempunyai nama Zero Latitude, suatu tim profesional yang mengurus gim online Dota. Setelah diakuisisi oleh investor asing, namanya pulang menjadi menjadi EVOS ESPORTS. Seiring berjalannya masa-masa EVOS ESPORT memulai perluasan pada gim online lainnya laksana Arena of Valor (AoV) dan Mobile Legends.

Para pemain profesional Mobile Legends ini dikontrak dengan gaji bulanan selama Rp2 juta-Rp3 juta.

Berdasarkan keterangan dari Yansen, Brand Manager EVOS ESPORT, timnya mendukung para pemain supaya mempunyai dedikasi dan visi yang tinggi dalam memenangkan turnamen. Sewajarnya kesebelasan profesional, Yansen melafalkan bahwa EVOS ESPORTS mendapat pemasukan utama dari sponsor, merchandise, dan investor lokal maupun internasional laksana GO-JEK, NVIDIA, Traveloka, dan Lenovo.

Selain mengekor turnamen, semua pemain profesional pun dipromosikan di youtube melewati kanal EVS Entertaintment yang bakal segera diluncurkan. Berdasarkan keterangan dari Yansen, nantinya semua pemain ini akan ditunjukkan menjadi talent untuk menciptakan konten video dan bekerjasama dengan semua pesohor Indonesia. Di luar pemain, talent yang sudah disuruh kolaborasi dan dipromosikan melewati media ini ialah Youtuber Randika Dwiputra dan Dyland PROS.

Sebagian orang menilai bahwa kegiatan sebagai pemain gim profesional ialah hal remeh. Namun Aldean menyikapinya dengan santai. “E-Sports bakal tetap ada, sebab dari dulu telah ada dan bakal berkembang terus. Apalagi semua pemain muda yang terus berlahiran dan mengindikasikan kualitasnya yang paling responsif,” ucapnya.

Di sisi lain, Yansen menambahkan supaya semestinya rutinitas bermain gim tak mengganggu kesehatan mental. “Main gim mestilah memiliki tujuan dan menghasilkan.”

Pendapat ini senada dengan Mohammad Zaki Firdaus, seorang mahasiswa yang tergabung dalam V60, suatu tim persaingan Mobile Legends. Ia menyatakan berlatih dari Selasa hingga Minggu pada pukul 00.00-03.00 dini hari.

“Tujuan saya bermain MLBB ialah mengikuti turnamen laksana MSC. Di samping mengukur kualitas skill, saya hendak dapat dianggarkan untuk mengekor turnamen berikutnya,” akunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *