Posted on

 

rubber skirting  – Pabrik dan penyalur sangat bergantung pada tenaga insan sebelum timbulnya ban berlangsung (conveyor belt). Penanganan produk secara manual mengakibatkan keselamatan dan kesehatan pekerja serta kualitas produk terancam atau merasakan penurunan. Sistem katrol simpel dan belt berputar begitu mempermudah penanganan produk pada masing-masing industri yang mengisi kebutuhannya.

Teknologi yang dipakai pada conveyor belt ketika ini jauh lebih modern daripada sistem belt simpel di masa lalu. Perusahaan memilih conveyor belt menurut pemakaiannya permasalahan per kasus. Misalnya, conveyor belt dari logam tidak bakal dapat menangani batu mulia atau produk halus dengan baik. Perusahaan yang menangani produk yang eksklusif harus memahami sekian banyak jenis conveyor belt dan pemakaiannya. Pemahaman ini ini bermanfaat untuk bisa memilih sistem belt yang sangat aman dan tepat guna untuk keperluan mereka.

Aplikasi Jenis-Jenis Belt Conveyor
Bagian ini akan menyatakan jenis-jenis belt conveyor serta aplikasinya dalam industri, sedikitnya terdapat 5 jenis belt conveyor yang tidak jarang digunakan:

1. Belt padat, pemakaian umum (Solid, general-use belts)

Belt conveyor yang sangat umum ialah belt padat. Belt padat ini adalahjenis kesatu dari sejumlah jenis-jenis belt conveyor yang bakal dibahas. Belt padat ini seringkali menonjolkan bahan tergolong karet atau kain laksana nilon, poliester, neoprene, atau nitril. Properti belt menilai software utama conveyor belt. Misalnya, industri pertambangan dan penggilingan seringkali menggunakan karet guna menangani bahan curah tergolong bijih mentah dan agregat. Toko bahan makanan seringkali menggunakan belt konveyor PVC, dan bandara dapat memakai neoprene, poliester, atau karet guna penanganan bagasi.

Bahan-bahan ini memiliki sekian banyak macam lapisan, ketebalan, dan penataan yang bertolak belakang untuk menghasilkan sekian banyak karakter dalam pemindahan barang. Beberapa menawarkan yang bisa menangani guna pangan (food grade), atau sedangkan yang beda berkinerja baik pada suhu tinggi. Sifat umum lainnya antara lain merangkum tingkat gesekan tinggi atau rendah dan penstrukturan penanganan volume atau format barang atau material tertentu.

2. Belt Saringan (Filter belt) – Jenis-Jenis Belt Conveyor
Beberapa belt memungkinkan partikulat tertentu melalui daripada naik di sepanjang sistem konveyor. Industri dapat memakai belt filter untuk menyalurkan cairan berlebih dari bagian-bagian atau guna menyaring racun. Perusahaan pengolahan air sering memakai sistem konveyor jenis ini sekitar proses pengolahan air. Produsen dapat memakai logam atau serat sintetis untuk menciptakan belt yang dapat menyaring. Filter belt ini adalahjenis kedua dari jenis-jenis belt conveyor yang tidak jarang digunakan.

3. Belt logam anyaman (Woven metal belts) – Jenis-Jenis Belt Conveyor

Belt anyaman memperlihatkan rantai logam atau kabel yang saling berhubungan yang dirancang guna memungkinkan aliran udara ketika barang bergerak. Bisnis umumnya memakai belt ini guna memfasilitasi pengeringan, pendinginan, dan proses pemanasan di industri makanan, elektronik, dan kaca, antara lain. Produsen bisa menawarkan desain belt anyaman pra-pabrikasi atau bisa merancang belt anyaman eksklusif untuk mengisi kebutuhan software khusus pelanggan. Dari jenis-jenis belt conveyor yang ada, woven metal belt ini adalahjenis yang seringkali custom to be made.

4. Belt berengsel (Hinged belts)
Belt jenis ini sering memperlihatkan konstruksi logam. Kualitas berengsel belt membuatnya permukaan yang rata dan solid yang bisa berputar di dekat sistem katrol melewati engsel yang saling bersangkutan. Perusahaan memakai belt berengsel untuk software produk kecil, memo, dan daur ulang. Belt berengsel logam duratif dan tahan terhadap pemakaian yang berat. Hinged belts adalahsalah satu jenis-jenis belt conveyor yang sangat tangguh dan tahan lama dalam pemakaiannya.

5. Belt yang saling berhubungan plastik (Plastic interlocking belts)
Belt plastik memberi produsen dan penangan bahan pilihan modular guna belt logam dan kain. Bisnis dapat memakai belt plastik dalam penanganan makanan dan proses pengemasan atau dalam industri otomotif. Belt plastik modular bekerja dengan baik dalam software yang sering memerlukan pembersihan dan penggantian belt. Plastic interlocking belts adalahjenis-jenis belt conveyor yang terbatas pemakaiannya pada industry-industri tertentu.

Faktor Penentu Jenis-Jenis Belt Conveyor
Conveyor belt tergolong dalam tidak sedikit kategori, tergantung pada pabriknya. Aplikasi tidak jarang kali menilai bahan, konstruksi, dan gaya belt yang digunakan. Beberapa lumayan lembut guna membawa berlian, sedangkan yang beda dapat menangani akibat penanganan baja massal berkala.

Perusahaan Fabrikasi Belt Conveyor
PT Datum Presisi Indonesia menawarkan layanan fabrikasi logam khusus untuk pelanggan guna jenis belt conveyor yang sesuai. Kami dapat menolong Anda memilih sistem konveyor yang tepat guna kebutuhan software industri, pertambangan, atau otomotif Anda. Anda bisa berkonsultasi dengan kami guna menilai jenis-jenis belt conveyor dan menciptakan sistem belt serta katrol berbobot | berbobot | berkualitas tinggi yang bakal berkinerja baik sekitar bertahun-tahun yang bakal datang.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *