Posted on

Berdasarkan jumlah kunci yang digunakan, ada dua jenis sistem crypto system, yakni sistem crypto system kunci rahasia (secret-key cryptography) dan sistem crypto system kunci publik (public-key cryptography).

 

crypto system Kunci Rahasia

crypto system kunci rahasia (secret-key cryptography) tidak jarang disebut pun sistem crypto system simetris (symmetric key cryptography). Sistem ini sering pun disebut sebagai enkripsi konvensional atau enkripsi kunci-tunggal (single key). Pada sistem ini dipakai algoritma yang sama guna proses enkripsi/dekripsi dengan menggunakan satu kunci yang sama.

 

Keamanan dari sistem ini bergantung pada sejumlah faktor, yaitu:

  1. Algoritma enkripsi mesti lumayan kuat sampai-sampai tidaklah praktis guna mendekripsi sebuah pesan melulu dengan mempunyai cyphertextsaja.
  2. Keamanan dari enkripsi simetris ialah bergantung pada kerahasiaan kunci, bukan kerahasiaan dari algoritma enkripsi tersebut sendir1. Semakin panjang kunci yang digunakan maka semakin susah untuk memprediksi kunci dengan memakai metode brute force attacks, yaitu mengupayakan semua bisa jadi kunc1.

Algoritma enkripsi simetris yang popular dewasa ini ialah DES (Data Encryption Standard) dengan panjang kunci 56-bit, IDEA (128-bit), Twofish (sampai dengan 256-bit), Rijndael (sampai dengan 256-bit) dan lain-lain. [SCH96]

 

Block Cipher

Block cipher ialah bentuk algoritma enkripsi kunci simetri yang mentransformasikan satu blok data tertentu dari plaintext ke dalam satu blok data ciphertextdengan panjang blok yang sama. Transformasi ini dilangsungkan melalui pemakaian kunci rahasia yang disediakan oleh pemakai (user). Dekripsi dilaksanakan dengan memakai transformasi kebalikan terhadap blok ciphertext menjadi satu blok plaintext dengan kunci dan panjang blok yang sama. Panjang blok tertentu dinamakan ukuran blok (block size) dimana ukuran blok itu bervariasi contohnya 16 bit, 32 bit, 64 bit, 128 bit atau 256 bit tergantung dari kiat yang dipakai dan perkembangan keterampilan mikroprosesor selanjutnya.

Karena blok plaintext yang bertolak belakang dipetakan ke blok ciphertext yang bertolak belakang (untuk memungkinkan dekripsi yang unik), sebuah block cipher secara efektif meluangkan satu permutasi (korespondensi satu ke banyak) dari set pesan yang mungkin. Permutasi dominan pada ketika enkripsi tertentu yang sudah tentu rahasia, sebab permutasi tersebut ialah fungsi dari kunci rahasia. Jika pemakai memakai satu block cipher guna mengenkrip satu pesan dengan panjang sembarang, pemakai memakai teknik yang dikenal sebagai modus operasi guna block cipher tersebut. Agar bisa berguna, satu modus operasi setidak-tidaknya seefisien dan seaman cipher fundamental. Teknik enkripsi barangkali mempunyai sifat-sifat ekstra terhadap sifat-sifat dasar yang dipunyai teknik biasa. [KUR04, SCH96]

 

Stream Cipher

Stream cipheradalah jenis algoritma enkripsi simetri yang mentransformasikan data secara karakter per karakter. Stream ciphers dapat diciptakan sangat cepat sekali, jauh lebih cepat dikomparasikan dengan algoritma block cipher yang manapun. Sementara algoritma block cipher secara umum dipakai untuk unit plaintext yang berukuran besar sementara stream cipherdigunakan guna blok data yang lebih kecil, seringkali ukuran bit. Proses enkripsi terhadap plaintext tertentu dengan algoritma block cipherakan menghasilkan ciphertext yang sama andai kunci yang sama digunakan. Dengan stream cipher, transformasi dari unit plaintext yang lebih kecil ini bertolak belakang antara satu dengan lainnya, tergantung pada kapan unit itu ditemukan sekitar proses enkrips1.

Suatu stream cipher bakal menghasilkan apa yang disebut sebuah keystream yakni suatu deretan bit yang dipakai sebagai kunc1. Proses enkripsi dijangkau dengan menggabungkankeystream dengan plaintext seringkali dengan operasi bitwise XOR. Pembentukan keystream dapat diciptakan independen terhadap plaintextdan ciphertext, menghasilkan apa dinamakan dengan synchronous stream cipher, atau dapat diciptakan tergantung pada data dan enkripsinya, dalam urusan mana stream cipher dinamakan sebagai self-synchronizing. Kebanyakan format stream cipher ialah synchronous stream ciphers. [KUR04, SCH96]

 

crypto system Kunci Publik

crypto system kunci-publik (public-key cryptography) tidak jarang disebut pun sistem crypto system asimetris. Ide crypto system asimetris ini kesatu kali ditimbulkan oleh Whitfield Diffie dan Martin Hellman pada tahun 1976. Diffie dan Hellman mendeskripsikan sistem ini tanpa mengindikasikan algoritmanya. Walaupun demikian mereka mengulas syarat-syarat yang mesti diisi oleh sebuah algoritma public-key yaitu

  1. Mudah secara komputasi untuk suatu pihak B guna mengkonstruksi sepasang kunci asimetris (kunci public KU, kunci individu KR).
  2. Mudah secara komputasi untuk pengirim A, dengan mempunyai kunci public B dan pesan yang hendak dienkripsi, M, guna menghasilkan ciphertext (C) :

C = EKUb(M)

  1. Mudah secara komputasi untuk penerima B guna mendekripsi ciphertext yang didapatkan dengan memakai kunci pribadinya untuk membalikkan pesan aslinya.

M = DKRb (C) = DKRb[EKUb(M)]

  1. Tidak dapat secara komputasi untuk pihak ketiga untuk mendapat  kunci individu KRb melulu dengan memahami kunci public KUb.
  2. Tidak dapat secara komputasi untuk pihak ketiga untuk membalikkan data pribumi M melulu dengan memahami kunci public KUb dan ciphertext C.

Walaupun bukanlah sebuah keharusan untuk semua software public-key, tetapi persyaratan keenam dapat ditambahkan :

  1. Fungsi enkripsi dan dekripsi dapat diterapkan dengan urutan yang dibalik :

M = EKUb[DKRb(M)]

Kegunaan dari perayaratan keenam ialah untuk penerapan tanda tangan digital (digital signature) yang dipakai memecahkan isu otentikasi (authentication) dalam masalah ketenteraman data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *